Navbar

Global Var

Kamis, 05 September 2013

Cara Mengatasi Update Algoritma Google Dance

cara+mengatasi+algoritma+google+dance
Update Algoritma Google Dance


Google Dance sepertinya tengah menjadi perbincangan pokok di kalangan para Blogger ? tidak hanya di Indonesia, di luar pun juga sama, dan salah seorang bule juga pernah protes langsung di Google Webmaster Help Forum, tentang Update Algoritam Google Dance yang katanya menurunkan 10.000 pengunjung (per hari) atau turun drastis 50% dari biasanya. Anehnya, setelah di cek di Web Master Tool (WMT) tidak ada pelanggaran apapun dari Blognya.



Dan yang paling aneh, Google tak mau memberi respon tentang update.an kali ini, atau terkesan tutup mulut.



Lucunya, walau Google secara resmi tidak memberi tahukan tentang apa yang terjadi terhadap perubahan algortima. Banyak orang yang katakanlah “jago seo” mengatakan ini adalah dampak dari Google Dance.



Faktany Google Dance itu algoritma “kuno” yang sudah terjadi pada tahun 2003 atau tepatnya bulan Febuari, lalu kenapa dinamakan Google Dance ? karena Google ingin menyegarkan Search Engine dengan “tarian”. Yang mana blog dengan konten yang tidak unik akan otomatis tersingkir dan tentunya akan berdampak pada penurunan pengunjung.



Sekarang kan sudah 2013 apa mungkin Google menggunakan algoritma lama untuk memberantas “blog spam” ? bisa jadi ? tapi jika ditelusuri lebih dalam, sebenarnya ini bukan hanya tentang Google Dance tapi lebih ke Google Penguin Dance.



Yap, kombinasi antara Google Dance (2003) dan Penguin (2012).



Untuk Mengatasi Algoritma tersebut, tentunya kita harus mengetahui sasaran dari kedua algoritma tersebut.



Disini tentunya saya akan membagi penjelasannya menjadi dua.



  1. Mengatasi Google Dance



    mengatasi+algoritma+google+dance
    Algoritma Google Dance


    Tidak perlu pusing dengan algoritma yang satu ini, seperti yang saya bilang diatas tadi. Kita cukup mengetahui “sasaran” yang dituju oleh si “dancer”.



    Menurut info yang saya baca di moz.com, Blog yang menjadi target adalah Blog Dengan Keyword Density (KD) Lebih Dari 5% atau sering disebut Over (KD) karena normalnya adalah berada di kisaran 2-3%.



    Dan dampaknya, Blog akan hilang di SERP.



    Untuk mengatasi hal ini sebenarnya mudah saja jika Anda ada niat. Yaitu dengan cara mengkalkulasikan setiap artikel Anda dengan rumus sebagai berikut.



    rumus+keyword+density
    Rumus Keyword Density


    Dari situ kita akan mendapatkan hasilnya, jika lebih dari 5%, sebaiknya kurangi / hapus kata kunci tersebut, agar Blog Anda kembali terbebas dari Google Dance.


  2. Mengatasi Google Penguin



    cara+mengatasi+google+penguin
    Algoritma Google Penguin




    Selanjutnya, kita akan membahas Google Penguin. Pada algoritma yang satu ini Google lebih menitik beratkan pada Original Konten. Jadi jika Anda memperhatikan Blog-blog yang terkena Penuin pada akhir tahun lalu, tak lain dan tak bukan itu dikarenakan terlalu banyak melakukan Copy Paste.



    Solusi untuk mengatasinya yaitu dengan merewrite sebagian isi dari Artikel. Atau dengan menggganti beberapa kata dengan sinonimnya.


Kesimpulan akhir dari artikel ini, jika Anda ingin terhindar atau terbebas dari yang namanya Google “Penguin” Dance, cobalah untuk merewrite setiap artikel yang Anda copas dan sebisa mungkin hindari Keyword Density atau Kepadatan Kata Kunci hingga dibawah 5%. Saya rasa sekian, dan terimakasih sudah mau membaca.

Rabu, 04 September 2013

5 Hal Penyebab Blog Sepi Pengunjung


Apakah kalian tahu seberapa banyak pengunjung yang pernah singgah ke blogmu. Dengan melihat statistik blog, kalian bisa melihat seberapa banyak pengunjung blog kalian. Apakah banyak atau sepi seperti kuburan. Ngomong-ngomong soal blog yang sepi, saya akan memberikan beberapa alas an mengapa blog sangat minim sekali pengunjungnya. Penyebab blog sepi, biasanya adalah suatu kesalahan oleh pemilik blog itu sendiri. Oleh karena itu, kalian sebagai pemilik blog harusnya mengerti tentang hal-hal dibawah ini.


1. Loading Blog Sangat Lama
Loading blog menjadi prioritas utama dalam dunia blogger. Percuma saja jika kalian mampu membuat artikel menarik, namun loading blog kalian sangat lelet. Itu akan menyebabakan para pengunjung ogah ke blog kalian. Bahkan belum sampai artikel utama terbuka, pengunjung sudah pergi. Dan bisa dijamin pengunjung tersebut tidak mau kembali ke blog kalian. Karena para pengunjung sangat menginginkan hal-hal yang cepat dan singkat. Hapuslah widget-widget yang sekiranya tidak diperlukan, agar blog loading blog kalian cepat, dan blog menjadi ringan.

2. Jarang Update
Faktor jarang update juga sangat berpengaruh pada pengunjung blog. Jika kalian jarang mengupdate posting blog, otomatis para pengunjung akan pergi karena bosan dengan artikel blog kalian yang itu-itu saja. Oleh karena itu, updatelah blog kalian minimal dua hari sekali (jika tidak bisa setiap hari) jangan sampai terlalu lama.

3. Tampilan Blog Kurang Menarik
Disini kalian dituntut untuke berkreasi pada blog kalian sendiri. Buatlah tampilan blog dengan template yang keren dan widget yang menarik. Tapi kalian juga harus ingat, jangan sampai template dan widget, membuat blog kalian menjadi berat. Jika kalian punya kreatifitas yang tinggi, blog sederhana bisa disulap menjadi blog yang menarik dan pastinya akan membuat para pengunjung betah di blog kalian.

4. Memposting Artikel Sampah
Artikel sampah disini maksudnya adalah artikel yang tidak berkualitas aliasn kurang menarik untuk dibaca. Buatlah artikel yang menarik, yang membuat orang lain penasaran. Jika para pengunjung penasaran, maka mereka akan meluangkan waktunya untuk membaca artikel kalian.

5.  Tidak Pernah Blogwalking
Jalinlah silaturahmi dengan blog lain. Caranya adalah dengan melakukan blogwalking, dan juga memberikan komentar pada blog orang lain. Jika kalian sering melakukannya, pasti si pemilik blog tersebut akan membalasnya dengan berkunjung ke blog kalian. Bahkan jika kalian beruntung dia akan meninggalkan komentar atau mungkin memfollow kalian.

Ikuti ANK’s Blog di twitter dan bergabunglah bersama kami di facebook untuk mendapatkan update informasi tentang  games, music, film, software, dll.


Selasa, 03 September 2013

Algoritma Google Dinosaurus

algoritma+google+dinosaurus
Algoritma Google Dinosaurus


Algoritma Google Dinosaurus adalah revolusi dari algoritma sebelumnya yaitu Algoritma Google Penguin.



Jika ditanya apa yang baru di Algoritma Google Dinosaurus, tentu jawabannya ada banyak sekali.



  1. Queri Pencarian Yang Baru



    Yup, kini Algoritma Google benar-benar telah berevolusi dari yang menekankan pada Keyword Querry menuju ke General Querry.



    Maksud dari kedua Keyword Querry adalah lebih menekankan pada kata kunci yang ditulis. Sementara General Querry lebih mengarah ke keterkaitan dengan kata kunci yang ditulis atau diketik.



    Contoh :



    ▪ Pada Algoritma Keyword Querry jika ada yang menuliskan kata “mobil” pada SE (search engine) maka yang akan tampil di Top SERP atau hasil teratas pencarian adalah Blog yang memiliki artikel dengan kata kunci “mobil” atau dengan kata lain semakin banyak kata kunci (mobil), semakin mendorong blog tersebut masuk halaman pertama google.



    ▪ Sementara, Pada Algoritma General Querry tidak lagi menekan pada Kata Kunci yang ada. Tetapi lebih menekankan pada, penggambaran dari kata kunci. Semisal lagi ada yang mengetikkan kata kunci “mobil”. Pada Algoritma yang baru ini, bukan Blog yang memiliki kata kunci “mobil” paling banyak yang akan masuk ke halaman satu google. Melainkan Blog yang lebih menggambarkan apa itu “mobil”. Contoh mudahnya, blog yang menuliskan “roda empat” pada artikelnya akan lebih mudah masuk ke pejwan google, ketimbang Blog yang hanya sibuk memperbanyak kata kunci.


  2. Konten Yang Minim



    Si Dinosaurus seperti tak suka dengan Konten atau Artikel yang minim karakter, kenapa begitu ? karena mereka (dinosaurus) menganggap Konten yang minim = Konten yang ditulis asal-asalan, Atau dengan kata lain, Konten Yang Tidak Memberikan Manfaat.


  3. Ketiadaan Share Button



    Share Button atau tombol untuk membagikan artikel ternyata mempunyai Fungsi yang baik di mata Google Dinosaurus ini.



    Hanya dengan meletakkan atau memberi Tombol saja itu sudah membantu Artikel Anda dari “sapuan” si Dinosaurus, apalagi kalau ada yang membagikan.



    Jadi intinya pasanglah Share Button, sekalipun itu hanya sebagai pajangan (tidak ada yang mengklik).


Mungkin itu saja sekilas, tentang Algoritma Dinosaurus yang saya tahu, namun inti dari seluruh Algoritma Google, sebenarnya sama, yaitu untuk menyingkirkan Blog yang memiliki hobi copy paste. Jadi jika tenang saja, tidak perlu memikirkan si Dinosaurus, Pinguin, Panda dan hewan yang lain, selama Artikel di Blog Anda ditulis secara murni atau paling tidak rewrite dari Artikel orang, dengan gaya bahasa Anda sendiri.

Minggu, 01 September 2013

Pengertian dan Sejarah Algoritma Google

pengertian+sejarah+algoritma+google
Pengertian dan Sejarah Algoritma Google


Algoritma Google menurut wikipedia, Algoritma pertama diluncurkan pada tahun 1998 yang diberi nama dengan Google v.1.0. Lalu apa yang terjadi ketika Google meluncurkan Algoritma v.1.0 ini ? berikut, penjelasan lengkap mengenai Sejarah pada Algoritma Google.



  1. Google v.1.0 (1998 - 2003)



    Pada waktu ini hasil pencarian Google dikuasai oleh halaman web yang mempunyai lebih banyak inbound links (link masuk) yang berkualitas.



    Pemilik laman yang peka akan keadaan ini dan lebih memfokuskan untuk mencari inbound links untuk memenangi hasil pencarian pada Google atau SERP.




  2. Google v2.0 (2003 - 2006)



    Pada 18 Jun 2003 Google melancarkan program Adsense. Adsense ialah program yang menawarkan kepada pemilik halaman web untuk menayangkan iklan yang dikelola oleh Google.



    Ini tentunya mendorong para pemilik laman web untuk membuat atau mencipta halaman yang mempunyai berbagai konten atau artikel, agar dapat disiarkan/ditayangkan iklan Adsense.



    Adsense lah yang membuat hasil pencarian Google berubah drastis. Dan pada saat itu SERP lebih mengutamakan blog, yang memiliki niche selaras dengan Adsense (kesehatan, asuransi, mesin).




  3. Google v3.0 (2006 - 2010)



    Disebabkan terlalu banyak laman web yang wujud dengan kandungan SPAM sebagai 'pemacu utamanya', akibat dari itu Google membuat algoritma baru, yang mana lebih mengutamakan Kualitas ketimbang inbound link (google v.1.0).



    Namun, algoritma ini juga tidak lama, karena berbagai masalah timbul disebabkan oleh pakar 'Black Hat SEO' yang menjarah traffic (pengunjung) melalui berbagai cara.



    Contohnya membuat komen-komen 'palsu' atau copas di situs yang memberikan backlink, menulis secara 'robot' (dengan penggunakan bot) dengan berbagai artikel 'sampah' (copy paste).




  4. Google v.4.0 (2010 - 2011)



    Google v.4.0 ini bisa dibilang sebagai penyempurna, kenapa dibilang penyempurna ? karena algoritmanya semakin pintar dalam memilah Blog yang berkualitas dan tidak, dan faktor yang digunakan adalah sebagai berikut :



    1. Blog yang Mendapat lebih banyak komen

    2. Blog yang Mendapat lebih ramai pelanggan RSS terutamanya Feedburner (yang mana ia telah dibeli oleh Google)

    3. Blog yang Mendapat lebih banyak pengunjung



    Atau mudahnya, google tidak hanya menilai dari aspek isi artikel, melainkan juga ketiga aspek diatas.




  5. Google v.5.0 (2011 - 2012)



    algoritma+google+panda
    Algoritma Google v.5.0 (Google Panda)


    Google v.5.0 atau yang sering kita kenal dengan Google Panda. Pada Algoritma ini, kembali lagi Google lebih menekankan pada kualitas konten, yang artinya semakin panjang dan berkualitas (memberi manfaat), maka google akan menempatkakn Blog tersebut pada Top SERP (posisi puncak hasil pencarian).




  6. Google v.6.0 (2012 - 2013)



    algoritma+google+penguin
    Algoritma Google v.6.0 (Google Penguin)


    Google v.6.0 ini juga lebih akrab kita dengar sebagai Google Penguin. Berbeda dengan si Panda, Algoritma Google Penguin ini kalau saya perhatikan lebih mengedepankan Originalitas atau Kemurnian artikel, tidak heran banyak para copaser yang kelimpangan menghadapi si Penguin.




  7. Google v.7.0 (2013 - Sekarang)



    algoritma+google+dinosaurus
    Algoritma Google v.7.0 (Google Dinosaurus)


    Google v.7.0 yang juga dijuluki sebagai Google Dinosaurus ini, yang saya tahu, katanya amat senang dengan Social Share. Jadi jangan sampai lupa untuk membagikan Artikel yang baru Anda buat ke Jejaring Sosial (google plus khususnya).


Mungkin itu saja sedikit penjelasan mengenai Pengertian Algoritma Google dan Sejarah Algoritma Google yang saya rangkum dan edit dari berbagai sumber : wikipedia, google support, jabungleopark, searchengineland dan semoga bisa memberikan manfaat kepada Anda.

Comments Utility